Beranda Headline Hidup Penuh Ancaman, Saatnya Gajah Ikut Merdeka

Hidup Penuh Ancaman, Saatnya Gajah Ikut Merdeka

BERBAGI
Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih oleh Ollo, Johana, dan Isabela di CRU Sampoiniet, 17/8/2018 (Eka Purnama Sari Ningsih| DETaK)

Eka Purnama Sari Ningsih | DETaK

Aceh JayaForum Jurnalis Lingkungan (FJL) Aceh gencar mengkampanyekan keselamatan gajah, salah satu bentuk kegiatan tersebut ialah melakukan upacara bendera bertepatan dengan hari kemerdekaan Republik Indonesia di Conservation Response Unit (CRU) Sampoiniet, Jumat, 17 Agustus 2018.

Kegiatan ini diikuti oleh berbagai lembaga pers di Banda Aceh yang juga melibatkan berbagai Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Pers Kampus. Ada yang berbeda dalam pelaksanaan upacara bendera tersebut, tiga gajah jinak yang berada di Conservation Response Unit (CRU) ikut terlibat di dalamnya. Gajah tersebut bernama Ollo sebagai pembawa bendera serta didampingi oleh kedua temannya Johana dan Isabela selanjutnya bendera diserahkan kepada pengibar.

Dengan melibatkan gajah dalam perayaan hari kemerdekaan memiliki makna bahwa satwa liar ini dapat hidup berdampingan dengan manusia serta memberikan edukasi kepada masyarakat untuk membuka pikiran terhadap pentingnya gajah dalam menjaga ekosistem dalam kehidupan.

“Kita semua di Indonesia hari ini merasakan hari kemerdekaan, yang perlu diperhatikan bahwa kemerdekaan seharusnya bukan hanya dirasakan manusia saja. Namun, gajah juga harus turut merasakan sebuah kemerdekaan,” ujar Samsul Rizal selaku ketua CRU Sampoiniet.

Gajah juga berhak merasakan kemerdekaan dengan menjaga kelestarian hutan sebagai habitat gajah,  tidak diekploitasi, dan melindunginya dari perburuan liar.[]

Editor: Novita Sary Saputri